Akibat dan Solusi Terbaik Bila Tidak Bayar Pinjol

0
76
Tidak Bayar Pinjol

Akibat dan Solusi Terbaik Bila Tidak Bayar Pinjol – Jika dahulu untuk ajukan pinjaman uang kontan harus ajukan ke bank atau koperasi saat ini tidak kembali. Perkembangan tehnologi ternyata ikut mengganti industri keuangan Indonesia semenjak munculnya Financial technology (Financial Technology) yang dilihat lebih memberikan keuntungan. Dengan Financial technology, siapa saja mempunyai kesempatan mendapat dana tunai melalui pengajuan online.

Ya, hal khusus yang membuat produk pinjaman online alias pinjol demikian laku manis di kelompok masyarakat ialah keringanan pengajuannya. Tidak memerlukan waktu yang lama atau syarat yang repot, Anda bahkan juga dapat mendapat dana fresh dalam hitungan waktu atau bahkan juga perhitungan menit.

Bahkan juga Anda dapat melakukan cuman memakai handphone kecintaan di kamar atau di antara aktivitas kantor. Tidak perlu keluar ke arah bank, isi formulir, memberikan bukti pemilikan asset sebagai agunan sampai menunggu proses survey, produk pinjol yang dijajakan Fintech-Fintech itu memotong semua persyaratan sampai hanya memerlukan photo e-KTP dan photo bersama e-KTP.

Tetapi, terlepas dari beragam keringanan yang ditawari oleh service pinjol, ada banyak hal yang perlu Anda lihat. Layaknya seperti pinjaman di bank, ada banyak ancaman dan ketentuan tegas untuk semuanya nasabah yang Tidak Bayar pinjol. Bahkan juga bila tidak berhati-hati dan pilih penyuplai pinjol ilegal, Anda dapat mendapat rugi.

7 Ancaman yang Terjadi Bila Tidak Bayar Pinjol

Tidak Bayar Pinjol

1. Utang Semakin Membesar

Yang bernama berhutang entahlah ke mana saja Anda melakukan, sebaiknya selalu dibayarkan. Misalnya utang ke saudara atau teman, tentu ada tenggat saat yang mengharuskan Anda bayar. Bila pinjam ke seorang, kemungkinan proses pembayarannya lebih lunak karena tidak dikenakan bunga. Tetapi bagaimana bila berhutang ke pinjol? Anda harus siap dengan besaran bunga yang mencekik.

Jika menurut Anda berhutang di pinjol lebih aman karena proses pengajuannya secara online hingga bila tiak bayar data akan lenyap, itu salah besar. Malah dalam pinjaman online, denda dan bunga tetap jalan. Maknanya, makin lama Anda menunggak, jumlah bill semakin lebam. Walau demikian OJK (Otoritas Jasa Keuangan) memberinya ketentuan untuk bunga pinjol Financial technology cuman sebesar 0,8% setiap hari.

Sementara untuk masalah denda, bila dijumlahkan sebaiknya sejumlah 100% dari jumlahnya pinjaman keseluruhnya. Hingga bila andaikan Anda pinjam Rp2 juta, karena itu dana optimal yang perlu dibalikkan ke faksi pinjol bila menunggak ialah Rp4 juta dalam waktu 90 hari. Karena bila pinjaman telah melalui dari 90 hari, pelaksana Financial technology dilarang untuk lakukan penagihan.

Tetapi beberapa hal di atas cuman berlaku pada pinjol Financial technology yang telah berijin dan tercatat sah di OJK. Sementara bila Anda ajukan pinjaman di Financial technology ilegal, penghitungan bunga dan denda sangat tidak terang dan mengagumkan besar.

Anda yang ajukan pinjaman Rp1 juta, bisa jadi mendapat dana tunai hanya sejumlah Rp600 ribu tetapi harus kembalikan Rp1,dua juta dalam kurun waktu satu minggu saja. Bila telat? Bill dapat membesar sampai berulang-kali lipat.

2. Data Individu Dapat Menyebar

Ancaman selanjutnya yang memberikan ancaman nasabah Tidak Bayar pinjol ialah data personal yang menyebar. Kok dapat? Karena saat ajukan pinjol di program Financial technology, calon nasabah disuruh untuk memberinya info data personal terhitung alamat tinggal, lokasi kerja, info contact di handphone sampai photo e-KTP dan swafoto dengan e-KTP.

Beberapa pinjol yang ilegal umumnya memakai beberapa data individu ini sebagai salah satunya amunisi teror untuk nasabah yang menunggak. Mereka bahkan juga tidak enggan untuk menebarkan ke semua daftar contact pada handphone Anda. Ingat, ini terang menyalahi hukum pidana karena OJK larang semua Financial technology lakukan penebaran data personal sekalinya nasabah menunggak.

Untuk itu bila Anda alami ini, langsung adukan Financial technology ilegal itu ke faksi yang berwajib. Tetapi agar tidak merasakannya, sebaiknya Anda meminjak di Financial technology P2P Lending yang telah tercatat di OJK dan jadi anggota AFPI. Ingin semakin aman kembali? Sedapat mungkin bayar utang pinjol on time atau tidak perlu ajukan pinjol sekaligus.

3. Kehadiran Tukang Tagih

Telah disebut awalnya jika sekalinya Financial technology penyuplai pinjol memulai usahanya secara online, yang bernama tukang tagih masih tetap ada . Maka saat Anda dengan menyengaja tidak membayar bill, harus siap dengan semua resikonya terhitung penagihan lewat debt collector.

Kehadiran tukang tagih ini dilaksanakan oleh Financial technology sesudah merajut kerja sama dengan faksi ke-3 di luar perusahaan. Karena sebagai faksi di luar perusahaan Financial technology, sudah pasti beberapa debt collector ini mempunyai tata langkah penagihan yang betul-betul berlainan dengan pendekatan yang sudah dilakukan oleh Financial technology.

Ada banyak cerita beberapa nasabah Financial technology yang menunggak sepanjang beberapa minggu, kehadiran beberapa tukang tagih dengan sikap yang tidak manusiawi. Tidak cuma di tempat tinggal individu, beberapa tukang tagih sampai lakukan laganya di lokasi kerja. Sudah pasti kedatangan debt collector ini terang dapat buat malu.

4. Kegiatan Terusik

Pada proses penagihannya, Financial technology penyuplai pinjol memang lakukan pendekatan yang lebih ‘agresif’ dibanding beberapa bank sah. Di mana sekian hari menjelang jatuh termin, nasabah akan mendapat pernyataan baik lewat SMS atau telephone untuk pembayaran bill. Bahkan juga untuk Financial technology ilegal, mereka lakukan pernyataan penagihan dengan benar-benar mengusik.

Misalnya saja mengirim SMS terus-terusan atau lakukan panggilan telephone berkali-kali tanpa mengenal waktu. Proses penagihan yang tidak manusiawi ini terang mengganggu kegiatan seorang, sekalinya memang ia ialah nasabah pinjol.

Ada beberapa pernyataan nasabah Financial technology ilegal yang akui ditelepon faksi penagihan saat pagi hari atau larut malam, sampai saat hari liburan. Bahkan juga ada juga yang masih tetap lakukan penagihan ketika nasabah pada keadaan kesusahan seperti sakit dan sampai tidak yakin atas pernyataan nasabah. Beberapa kasus semacam ini terang mengusik kegiatan nasabah hingga membuat kualitas hidup mereka terusik.

5. BI Checking Lebih buruk

Dalam industri Financial technology P2P Lending yang tawarkan pinjol, semua data personal digital dari calon peminjam jadi faktor dalam penghitungan scoring kredit. Data personal digital ini jadi agunan rekam jejak nasabah yang disebut alternatif dari agunan kebendaan layaknya seperti pinjaman di bank. Pemakaian data digital ini mempunyai segi positif dan negatif.

Segi positifnya ialah Anda tidak harus mempunyai kendaraan motor, asset property atau usaha sendiri agar dapat lakukan pinjaman.

Karena untuk ajukan pinjol, tinggal lengkapi program yang berisi info data personal, info tugas, info rekening bank dan menunggu penilaian kredit. Dalam pada itu segi negatifnya bila Anda menunggak atau bahkan juga tidak berhasil bayar, data personal digital dapat lebih buruk.

Saat seorang nasabah tidak berhasil lakukan pinjaman di Financial technology sah, faksi pinjol memiliki hak memberikan laporan data personal nasabah tidak bertanggungjawab itu ke OJK.

OJK akan mengolah urutan orang dengan kredit memiliki masalah itu yang membuat penilaian BI Checking lebih buruk.

Bila BI Checking Anda lebih buruk karena kerap menunggak pinjol, maka ditegaskan kesusahan dalam ajukan pinjaman di Financial technology lain sampai tidak dapat disepakati pada proses KPR (Kredit Pemilikan Rumah), pengajuan angsuran kendaraan motor sampai kartu kredit.

Sudah pasti ini sebagai salah satunya ancaman yang paling bikin rugi karena yang bernama kehidupan bermasyarakat, ada saatnya Anda memerlukan pola pendanaan dari bank.

Misalnya saja Anda ingin buka sebuah usaha dan kekurangan modal, pasti ajukan ke bank. Begitupun saat ingin mempunyai rumah melalui pola KPR, bila BI Checking Anda telah jelek karena bisa dibuktikan memiliki masalah dalam pinjol, bisa jadi semua pengajuan Anda dihentikan.

6. Depresi dan Berasa Terancam

Nah, ancaman paling akhir yang disebut penumpukan dari segala hal awalnya ialah Anda akan berasa depresi dan terancam. Penagihan yang terus-terusan terang buat hidup Anda tidak tenang. Apa lagi bila memiliki masalah dengan Financial technology ilegal, faksi penagihan dapat lakukan apa saja untuk mengancam nasabah.

Dimulai dari teror penebaran data personal ke semua contact sampai teror laporan ke faksi berwajib. Apabila sudah capai tingkatan ini, Anda wajib melakukan tindakan tegas dengan balik memberikan laporan tukang tagih Financial technology ilegal ke kepolisian dan OJK.

Karena dalam ketentuan OJK, Financial technology cuman dibolehkan meminta dalam kurun waktu 90 hari. Masih juga dalam ketentuan OJK juga, sebenarnya Financial technology penyuplai pinjol jangan memakai data contact handphone nasabah untuk kepentingan penagihan, apa saja keadaannya.

Lalu, Apa Jalan keluarnya Bila Tidak Bayar Pinjol?

jalan keluar banyak utang pinjol

Menyaksikan keterangan di atas, ancaman sekalian resiko yang dirasakan nasabah penunggak pinjol memang berat. Tidaklah aneh banyak saran untuk seorang untuk sedapat mungkin menghindar pinjaman online, apa saja keadaannya.

Karena sekalinya memberinya penawaran pencairan perhitungan menit dan dana tunai besar, yang bernama pinjol akan jadi beban di kehidupan.

Lalu, bagaimana donk triknya apabila sudah telanjur terjerat lingkaran setan pinjol hingga harus keduk lubang tutup lubang untuk bayar bill? Ada banyak jalan keluar yang dapat mencoba Anda aplikasikan.

Berikut Solusi Terbaik Bila Tidak Bayar Pinjol Yang Sudah Menunggak

1. Mengatur Ulangi Pinjaman

Ketua Satuan tugas Siaga Investasi OJK yaitu Tongam L. Tobing mengatakan bila jalan keluar pertama untuk mereka yang sering pinjol hingga alami permasalahan dalam pembayaran ialah lakukan restrukturisasi pinjaman. Tujuannya adalah Anda dapat ajukan scheduling ulangi pada pihak Financial technology berkenaan pembayaran seperti pengunduran waktu bayar bill.

2. Pengurangan Bunga

Jalan keluar selanjutnya yang bisa saja pemikiran ialah pengajuan pengurangan bunga. Pengurangan bunga ini harus disamakan dengan kekuatan nasabah agar dapat membayar dengan teratur kembali nanti.

Namun keinginan ini kemungkinan tidak dapat dilaksanakan ke semua Financial technology, apa lagi bila Anda terlilit dalam pinjol ilegal. Karena pinjol ilegal memang memulai usahanya dengan manfaatkan bunga yang besar sekali, di luar ketentuan OJK.

Bila anda ingin mendaftarkan pinjaman online cepat cair bahkan juga kurang dari 30 menit, anda dapat membaca artikel mengenai pinjol di sini.

3. Melapor Polisi

Jalan keluar paling akhir yang dapat dilaksanakan bila Anda telah berasa tidak dapat kembali menangani perlakuan penagihan ialah melapor ke polisi. Tetapi pantas dikenang, laporan service pinjol ke kepolisian cuman dapat dilaksanakan bila Anda alami perlakuan penagihan yang tidak manusiawi. Tetapi sekalinya melapor polisi, Anda masih dikenakan kewajiban untuk bayar bill sama sesuai kekuatan.

Menyaksikan ulasan di atas, dapat diambil kesimpulan jika ancaman yang memberikan ancaman nasabah memiliki masalah di pinjol memang sungguh bikin rugi. Tidak hanya berpengaruh ke permasalahan keuangan saja, ancaman bila tidak bayar pinjaman online akan bikin rugi diri Anda secara psikis juga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here